SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI KESBANGPOL PROVINSI SUMATERA SELATAN  

Jalan Kapten F. Tandean

(0711) 354715

Peran Keluarga Menentukan Kecerdasan Emosional Dan Kesehatan Jiwa Remaja

Dikirim oleh : | Kategori : Kesbangpol Sumsel | 22/10/2019 08:03:44 WIB

Palembang - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan melakukan talkshow kepada anak-anak remaja di usia sekolah menengah atas. Talkshow dengan tema “Sehat Jiwa Remaja Millenial Dimulai Dari Diri Sendiri, Dukungan Keluarga dan Teman Sebaya”, diikuti perwakilan siswa dari 24 SMA/MA/SMK dikota Palembang. Acara berlangsung di Boom Futsal Palembang, Minggu (20/10/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dra.Lesty Nurainy,Apt,M.Kes membuka secara langsung acara talkshow tersebut dandalam sambutannya mengatakan  bahwa ,”remaja saat ini lebih rentan terkena gangguan mental. Pada masa remaja merupakan masa dimana banyak terjadi perubahan dan penyesuaian baik secara psikologis, emosional,maupun financial selain itu pengaruh lingkungan luar, seperti tuntutan pendidikan, perubahan gaya hidup, kesibukan, kondisi ekonomi orangtua, juga bisa memicu stres. Jika tidak terindentifikasi dan tidak ditangani dengan baik maka stres dapat mengarah ke gangguan kejiwaan dan bunuh diri”, ungkap Lesty

Sebagaimana diketahui, Kesehatan jiwa remaja merupakan hal  penting dalam menentukan kualitas bangsa. Remaja yang tumbuh dalam lingkungan kondusif  merupakan sumber daya manusia yang dapat menjadi aset bangsa tidak ternilai. Keluarga merupakan faktor yang dapat mempengaruhi terhadap kecerdasan emosional remaja, dengan adanya dukungan dari keluarga dapat membantu remaja memperoleh kecerdasan emosional yang tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Ferri Yanuar, SKM,MKM, melalui pengelola program kesehatan jiwa, dr.Farah,Sp.Kj, dalam materinya menyampaikan bahwa “gangguan emosional remaja merupakan tahap awal gangguan kejiwaan pada remaja, beberapa jenis gangguan jiwa yang banyak terjadi pada masa remaja, dapat timbul karena berbagai tekanan dan kondisi negatif seperti cemas, depresi, bahkan memicu munculnya gangguan jiwa dan bunuh diri” kata Farah.

Sumber : MC Diskominfo Prov.Sumsel